슬픈 밤 >> Seulpeun bam

Image

 

Galau bagiku bukan disaat aku merasa sedih, cinta tak terbalas atau karena hal-hal sepele lainnya menimpa hidupku SAAT INI. Galau yang aku rasakan selama beberapa waktu terakhir tidak lain karena aku sendiri lupa seperti apa rasanya galau, nangis, sedih dan kesal. For real, aku masih merasakannya tapi untuk sebuah penulisan satu karya, aku kehilangan rasa-rasa yang seperti itu. Aku sadar, beberapa waktu ini aku hanya fokus pada kisah cinta yang manis dengan konflik ringan.

Sejujurnya aku baru dua kali menuliskan gendre sad romance yang bener-bener aku kuasai pakai hati. uhuk-uhuk

Malam ini kegalauan itu sirna, benar-benar datang dengan bantuan sinar lilin yang menerangi ruang tamu dan ditemani lagu dari laki-laki menyebalkan yang aku sayangi. Oppa ya, Gomawo. Dan untuk laki-laki yang begitu berarti bagiku, jeongmal gamsahamnida, setiap kali memikirkannya aku merasa selalu ada cerita untuk bisa aku bagikan untuk semua orang dan untukku sendiri.

Udah lama pengen nulis dengan gendre sad romance lagi. Tapi kayanya baru kesampean sekarang. Semoga aja dalam penggarapannya nggak kehilangan mood di tengah jalan. hehe

Judul, cast dan sinopsisnya pasti masih aku rahasiakan. Aku cuma berharap karya yang kali ini bisa terbit dan aku bisa berbagi cerita yang inspiratif seperti ini kepada para pembaca.

“Saat kesedihan dan perpisahan menjadi alasan untuk terpuruk, saat itu cinta enggan kembali menghampirimu. Cinta itu wujud kebahagiaan meski air mata menyertainya” -Alvhy Cho-

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s